Home > Berta Terkini > Ruang Karya > Ruang Opini > Sejarah Singkat
Asah Skill Komunikasi, Puluhan Pelajar Ikuti ‘Intensive Class’ Public Speaking di SMA NU Widasari
Penulis: Deni Alfito - 28 Desember 2025
Home > Berta Terkini > Ruang Karya > Ruang Opini > Sejarah Singkat
Asah Skill Komunikasi, Puluhan Pelajar Ikuti ‘Intensive Class’ Public Speaking di SMA NU Widasari
Penulis: Deni Alfito - 28 Desember 2025
Dokumentasi PAC IPNU IPPNU Widasari
INDRAMAYU – Dalam upaya mencetak generasi muda yang cakap berkomunikasi dan percaya diri, sebuah program PC IPNU IPPNU Indramayu bertajuk "Intensive Class: Public Speaking" sukses digelar di SMA NU Widasari, Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu (27/12/2025).
Kegiatan yang diikuti oleh para pelajar dan aktivis muda ini bertujuan untuk membekali peserta dengan teknik berbicara di depan umum yang efektif, mulai dari manajemen rasa gugup hingga penguasaan panggung.
Pentingnya Soft Skill di Era Digital
Era modern menuntut individu tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kemampuan menyampaikan gagasan secara jelas. Hal inilah yang menjadi latar belakang diselenggarakannya kelas intensif ini.
"Kemampuan public speaking bukan sekadar bakat lahir, melainkan keterampilan yang harus dilatih secara konsisten. Kami ingin para pelajar di Widasari berani tampil dan menyuarakan ide-ide mereka," ujar salah satu koordinator kegiatan di sela-sela acara.
Antusiasme Peserta di SMA NU Widasari
Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana kelas tampak hidup dan interaktif. Para peserta yang mengenakan almamater khas organisasi pelajar tersebut terlihat antusias mengikuti sesi materi maupun praktik langsung.
Dalam foto bersama yang diambil usai kegiatan, terpancar keceriaan dan semangat dari wajah para peserta. Pose yang ekspresif menunjukkan kedekatan dan keberhasilan materi dalam membangun kepercayaan diri mereka.
Fokus Materi
Beberapa poin utama yang dipelajari dalam Intensive Class ini meliputi:
Teknik Olah Vokal: Intonasi, artikulasi, dan power dalam berbicara.
Bahasa Tubuh (Body Language): Cara berdiri dan gestur tangan yang meyakinkan.
Penyusunan Materi: Bagaimana menyusun naskah pidato atau presentasi yang sistematis.
Mentalitas: Tips praktis mengatasi demam panggung.
Dengan terselenggaranya acara ini di SMA NU Widasari, diharapkan muncul bibit-bibit orator muda dari Desa Kongsijaya yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat Kabupaten Indramayu di masa depan.